Pernyataan if…else


Pernyataan if…else digunakan untuk menguji sebuah kondisi. Bila kondisi yang diuji terpenuhi, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu, dan bila kondisi yang diuji salah, program akan menjalankan pernyataan-pernyataan lain. Berikut bentuk umum pernyataan if…else :

if kondisi then
begin
   {pernyataan yang dijalankan jika kondisi terpenuhi}
end
else
begin
    {penyataan yang dijalankan jika kondisi tidak terpenuhi}
end
 

Kondisi sering merupakan suatu ekspresi bertipe boolean, artinya hanya dapat bernilai benar (true) dan salah (false).

contoh:
if (x>0) then
   writeln(‘x  bilangan positif’)
else
   writeln(‘x bilangan negatif’)
 

program ini akan menuliskan ‘x bilangan positif’ jika variabel x lebih besar dari o (nol) dan menuliskan ‘x bilangan negatif’ jika variabel x lebih kecil dari 0.

Advertisements

Belajar pemrograman dasar


Sebelum memulai belajar pemrograman, terlebih dahulu harus menguasai konsep algoritma. Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma dan harus dapat ditentukan bernilai benar atau salah.

Beberapa persyaratan algoritma yang baik:

  1. tingkat kepercayaan tinggi (realibility). Hasil yang diperoleh dari proses harus berakurasi tinggi dan benar
  2. pemrosesan yang efisien. proses diselesaikan secepat mungkin dan frekuensi kalkulasi sependek mungkin.
  3. bersifat general, bisa menyelesaikan beberapa kasus tidak hanya satu
  4. bisa dikembangkan (expandable)
  5. mudah dimengerti
  6. portabilitas tinggi, bisa diimplementasikan ke berbagai platform komputer
  7. precise (tepat, betul, teliti). setiap intruksi yang ditulis harus jelas dan pasti
  8. efektif
  9. terminate, jalannya algoritma harus ada kriteria berhenti
  10. output yang dihasilkan tepat

Buat rekan-rekan semua yang ingin belajar pemrograman, alangkah baiknya mengetahui beberapa bagian dari programming itu sendiri. Konsep pemrograman dibagi menjadi:

  1. pemrograman/programming : pekerjaan penulisan intruksi bagi komputer untuk menyelesaikan suatu masalah
  2. program : himpunan intruksi yang diperuntukkan bagi komputer, untuk menyelesaikan masalah yang diberikan
  3. interpreter : menerjemahkan perintah baris demi baris dan langsung melaksanakannya. Contoh : Basic
  4. compiler : menerjemahkan dulu seluruh perintah dalam bahasa mesin, baru kemudian terjemahan tersebut dijalankan oleh komputer. Contoh : Fortran, C, Pascal

Nah, itulah konsep dasar pemrograman yang harus diketahui sebelum melangkah untuk belajar bahasa pemrograman.  Pada postingan kali ini saya akan mencoba untuk memaparkan tutorial belajar bahasa pemrograman dasar dengan menggunakan bahasa pemrograman Turbo Pascal 7.0.  Bahasa pemrograman ini termasuk “High Level Language” yaitu intruksi yang digunakan sangat sistematis dan terstruktur.

Struktur dan Komponen Dasar Program Pascal

Struktur dari program pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program. Blok program dibagi 2 yaitu bagian deklarasi dan bagian statement. Secara coding dapat dituliskan struktur program sebagai berikut:

PROGRAM nama_program;
     LABEL nama_label;
    CONST ………;
   TYPE ……..;
        VAR …….;
BEGIN
       {statement}
END.
 

Beberapa aturan dalam program pascal

  • akhir sebuah program ditandai dengan tanda titik (.) setelah END yang paling akhir
  • tanda titik koma (;) merupakan pemisah antar intruksi satu dengan yang lainnya
  • beberapa statement boleh ditulis menjadi satu baris yang dipisahkan dengan tanda titik koma (;)
  • baris komentar diletakkan diantara tanda bintang (*statement*) atau tanda {statement}

 

Contoh program sederhana dengan menggunakan pascal

PROGRAM contoh;
uses crt;
BEGIN
    writeln(‘Belajar Pascal’);
END.
 
TIPE DATA
Penentuan tipe data berguna untuk memberi pengenal pada isi data yang diakses oleh variabel. Beberapa tipe data yang sering digunakan pada Program Pascal yaitu:
  1. Integer : digunakan untuk bilangan yang tidak mempunyai angka desimal
  2. Real : digunakan untuk bilangan yang mempunyai angka desimal
  3. Boolean : digunakan untuk menyatakan data logika, True or False
  4. Character : digunakan untuk menyatakan karakter 1 huruf
  5. String : digunakan untuk menyatakan sederetan karakter yang membentuk satu kesatuan
  6. Record : digunakan untuk menyimpan sekumpulan data yang mungkin tipenya berbeda tapi saling berhubungan

Sejarah Internet


Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Daftar kejadian penting

Tahun

Kejadian

1957 Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers“, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965 Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet
19721974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection“.
1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.

Port pada komputer


Satu unit komputer terdiri dari CPU, Monitor, Keyboard dan Mouse. Pada CPU yang merupakan sistem unit atau console memiliki beberapa port. Port pada komputer berfungsi sebagai antarmuka antara sebuah komputer dengan komputer atau dengan unit (device) lain. Umumnya, port digunakan untuk menghubungkan monitor, keyboard, mouse, modem dan periferal lainnya. Port memiliki standar bentuk sendiri, seperti port untuk keyboard berbentuk bulat. Pertama kali komputer desktop diciptakan, memiliki dua port yaitu port serial dan port parallel. Pemasangan kabel monitor, keyboard dan mouse harus sesuai dengan portnya. Kesalahan pemasangan dapat menyebabkan tidak berfungsinya komputer. Untuk dapat memasang port sesuai dengan posisinya, berikut ini terdapat beberapa port console.

  • Port serial, port ini memiliki sembilan pin yang digunakan untuk menghubungkan mouse, joystick dan modem eksternal. Port serial bekerja dengan mengirim data 1 bit pada satu saat melalui kabel tunggal.
  • Port parallel, port ini digunakan untuk menghubungkan CPU dengan printer dan modem eksternal serta periferal lainnya yang memiliki kabel  untuk port parallel. Port paralel bekerja dengan mengirim dan menerima beberapa bit pada satu saat melalui satu set kabel. Termasuk dalam port paralel adalah port penghubung printer, modem, dan port penghubung disk drive.
  • PS / 2, port ini disebut dengan port serial type 2 yang digunakan untuk menghubungkan keyboard dan mouse. Untuk port keyboard berwarna ungu dan untuk port mouse berwarna hijau.
  • USB (Universal Serial Bus), Port ini merupakan port multi fungsi yang dapat digunakan pada beberapa perangkat atau feriperal lainnya seperti mouse, keyboard, modem, card wireless, dan lain sebagainya. Port USB merupakan pengembangan dari port serial. Saat ini, port usb paling populer digunakan, misalnya untuk flash disk, harddisk eksternal, mouse, keyboard. Kelebihan dari port USB adalah kemudahannya dalam melakukan koneksi device ke komputer, sehingga banyak alat dapat dipasang secara plug and play. USB ini dirancang tidak tergantung pada ekspansion slot, dan USB yang dipasang tidak perlu melakukan booting ulang komputer. Selain itu, USB juga mendukung arsitektur daisy-chain ganda, yaitu penggunaan USB hub. Sebuah USB hub dapat menampung banyak device USB. Jumlah tingkat atau level USB hub yang tersusun maksimal 5 tingkat, sedangkan jumlah USB device yang dapat terkoneksi ke sebuah kontroler USB maksimal 127 buah.

Untuk memasang port-port komputer tersebut, sebaiknya komputer dalam keadaan mati untuk menghindari kerusakan pada CPU maupun perangkat lainnya, dengan posisi yang tepat, dan tidak terbalik.